Kamis, 21 Maret 2013

Trailer Dua

trailer for my awesome movie! curious? just click this --> http://www.youtube.com/watch?v=yvMmL9ze61s

Minggu, 07 Oktober 2012

CACA

Caca dia adalah sahabat gua di sma, gua ama dia tuh pernah sekelas pas kelas sepuluh tapiiiiiiii kita gak terlalu deket. kita itu mulai deketnya pas kelas 3.
kalo di deskripsikan tuh Caca itu yang pasti itu dia cina, terus kocak, lebay, lemot, polos kelewat polos sumpah polos bgt kayak beli bakso tapi kuahnya doang, baik, pinter, gak jaim, dan sebagainya deh masih banyak lagi pusing saya kalo disemuain.
di kelas 3 itu kita punya geng (caiiiilaaahhhh sok bgt geng nero) nama geng kita tuh ya MGMP, MGMP tuh ada 10 orang antara lain: gua sendiri, andre jablay, mamih fai, sarah seksi, echa bocah, tion, yuniza sancai, caca lemot, nadiah korean girl, cinde chairmate guaaaaaa ^^
kegiatan utama MGMP tuh sebenernya gapenting bgt terus cuman nambahin dosa tapi asik bgt, yaitu gosipin orang! gila asik bgt kan siapa gitu yang gak demen gosipin orang. waaaaahhhh topiknya kok jadi MGMP oke balik lagi ke caca.
tiap kita ngegosipin orang tuh caca yang paling lemot paling bikin kesel deh pokoknya soalnya kita harus ngulang ceritanya biar dia ngerti, rasanya pengen bgt ngeluarin dia dari MGMP wkkwkwk.
setiap kalo kita main tuh caca selalu gaikut karena gak dibolehin ortunya wajar siiiihhh kelas 3 gitu kan waktu waktunya buat belajar nyari universitas. Tapi universitas yang dituju caca tuh paling jauh dia AUSSIE bro di AUSSIE!!! gila kan!! gua aja ke cilacap udah syukur alhamdulillah <---- lebay njir. sekalinya caca boleh main tuuuuuhhh pas awal awal avengers baru keluar kita nonton avengers bareng bareng terus kaget dan seneng karena caca boleh ikut main yipppiieee ^^ terus tiap pulang sekolah juga gua tuh selalu bareng caca dan 3 orang lainnya andre, tion dan yuniza soalnya jalan pulangnya searah ke pondokkopi. di angkot tuh ya selalu kita berisik bercanda canda gajelas, terus lewat pasar yang bau bgt gila coy, di angkot tuh caca juga sering mengibarkan rambutnya lewat angin yang berhembus dari jendela angkot sok sok syahrini bgt dah tuh bocah, terus juga di perempatan lampu merah mal citra selalu ada anak punk yang bau badannya naujubileh mereka cuman ngamen tapi caca takut wkwk.
teruuuussss apalagi yaaaaa?? hmmm?? oh iya pas traktiran ultahnya caca di rumahnya kita di traktir bakso di rumahnya disana kita tau deh ngapain dari pagi ampe sore. main sama biti (kelincinya caca), mewarnai mewarnai dll pokoknya pewe bgt deh dirumahnya caca.
pas kita semua udah kuliah tuh caca agak ngiri gitu soalnya dia belom kuliah baru berangkat ke aussie tgl 8 oktober hiks :'( selama tenggang waktu caca ke aussie tuh kita sering chatting, chattingnya ngelanturlah pokoknya.
nah alasan gua buat ini, taudah ini apaan. karena gua gabisa mengantar kepergian caca jadinya gua buat ini, ya walopun gak bagus sih tapi gua seneng buatnya. gua mau kasih puisi buat caca bukan bikinan gua sih tapi semoga caca suka

Sahabat Telah kau daki Gunung kemerdekaan Menuju sinar harapan Kehidupan masa depan Menuju kebahagian Sahabat Relung waktu telah lalu Rindu hati ingin bertemu Walau surya telah berlalu Dirimu masih ku tunggu Dalam paruh waktuku Sahabat Aku memuja seraya berdoa Kesehatan dan keberkahan Tetap menyertaimu Bersama KuasaNya Kau akan bahagia Sahabat Ketika hati ini bergeming Gema Adzan berkumandang Dikaulah yang membimbing Ke Surau kecil desa Bersujud kepadaNya Hingga raga ini tenang Sahabat Sukma melemah Jiwa berserah Tak tahu arah Terhentilah darah Sahabat Telah berujung riang Gaung cinta persaudaraan Telah kau tebarkan Mengisi celah darah Terpendam lubuk dalam Sahabat Lukisan kata tepat Hembusan angin bertempat Riasan duniawi bersifat Dalam kota terpadat Semoga masih sempat Citra ini terdapat Puisi Persahabatan ke 2 Segenggam Asa Ada yang kurang memang Dalam kesendirianku kini Pagiku kini tak seriang kemarin Saat suaramu masih kudengar Angin malampun tau... Dingin memang tanpamu... Bintangpun enggan keluar... Kosong...langit bagai mati Saat mentari kembali... Hangat jiwa kini kurasa... Tolong... Cairkan...kebekuan hati ini... Sahabat.. Sepi kini memang milik-ku.. Milikmu, milik kita Tapi bukan untuk selamanya  Jangan berhenti kawan... Jalan masih panjang... Segenggam asa... Mesti kau raih... Kini atau kelak ... Engkau pasti dapat... Mengejar semua cita... Impian..yang engkau impikan.

kata kata terakhir dari gua buat caca gut luck ya disana belajar yang bener jangan lupain gua dan temen-temen yang lain semoga bisa jadi orang sukses cita cita tercapai jadi orang cina terkaya di dunia membahagiakan mama papa oke ^^ akhir kata see u my friends we will meet again soon ^^

Minggu, 10 Juni 2012

Cerita Titaa 3

Tita last story

Dengan berbekal sebuah peta yang dia dapat dari seorang pria yang sangat jelek. Tita siap pergi dengan  memakai tank top berwarna ungu, hot pants berwarna oranye, heels berwarna putih, rambut bob barunya dan menggunakan ransel berwarna ungu. Tita pun siap pergi mencari orang tua kandungnya sebagai Dora The Sexplorer.
Sebelum berangkat Tita harus minta izin kepada sang banci. maksud saya sang ratu banci. eh sang ratu *saja* yang benar.
"Nyonya, saya minta izin pergi" Tita merendah
"Kemindaaaang??" Sang ratu nyolot
kalau Tita bilang dia ingin mencari orang tua aslinya pasti tidak akan diizinkan, jadi dia pun berbohong
"Mau ke Thailand, mau operasi payudara"
"waaah cucok itu!! kalo ye mau operasi kayak gindang Thailand cucok banget cyiiin. eike juga operasi disindong" respon sang ratu yang ternyata emang banci
"jadi saya boleh pergi pak, eh mas, eh bang, eh nyonya?" tanya Tita
"capcuuuuss gih" jawab sang ratu.

Tita berhasil meniggalkan  istana bejat itu dan memulai petualangannya. setelah melakukan perjalanan selama satu jam, Tita sudah berhasil dicopet, dikeroyok massa karena dia disangka pencopetnya, dan ditangkap polisi karena disangka jablay akibat penampilan barunya. setelah diperiksa, Tita pun dibebaskan karena dia tidak memiliki STPJ (Surat Tanda Pengenal Jablay). Tidak punya uang dan babak belur Tita memutuskan untuk menyetop mobil dan menumpang sampai ke pantai yang merupakan jalan yang ditunjukkan peta untuk mencari orang tua Tita. Setelah memamerkan paha selama berjam - jam, akhirnya ada mobil pick up berhenti di depan congor si Tita. mobil itu tampak familiar baginya, dia melihat seekor kambing diangkut dibelakang mobil dan ternyata perkiraan dia benar itu adalah abang abang three in one yang dia temui di Jakarta.
"eh si eneng lagi" si abang genit
"eh abang mesum lagi" Tita mengejek
"numpang lagi neng?'
"iyadah, daripada gak ada"
"biasa neng ada bayaran"
"yah elo bang elo kan udah pernah megang bokong ama dada gua! pelit amat sih!" Tita kesal
"tapi yang ntu belom" si abang menunjuk bulu keteknya Tita yang selebat bulu gorilla
"oh ini yaudah deh gapapa" Tita ikhlas. iyalaaaahh bulu ketek gitu.

Sesampainya di pantai, Tita mencari tumpangan untuk pergi ke tujuan terakhirnya yang merupakan tempat tinggal orang tua kandungnya yaitu pulau komodo. Tidak menemukan kendaraan apa apa, pada saat  Tita kehilangan harapan muncullah abang getek yang menyebrangi lautan yang luas.
"bang numpang dong, ke pulau komodo" kata Tita penuh harapan
"jauh neng jauh bangeeeetttzzz" si abang ternyata alay
karena si abang getek menolak dan alay, Tita merebut dayung si abang getek, memukul kepalanya dan menenggelamkannya di laut.
Tita mencuri getek si abang dan memulai perjalanan ke pulau komodo dengan melewati samudra pasifik.

5 tahun kemudian.........

Tita berhasil sampai di pulau komodo, dia senang dan excited  untuk bertemu orang tuanya.
"neng Tita...." suara lirih memanggil Tita dari belakang
"oh elo!" ternyata itu adalah pria jelek yang memberikan Tita peta
"mari ikut saya!" perintah si pria jelek
Hal ini mengejutkan Tita karena dia dibawa ke kuburan orang tua kandungnya. si pria jelek menceritakan kalau ternyata orang tua kandung Tita adalah peternak komodo yang sanagat sukses. Pada saat Tita lahir para komodo ingin memakannya karena itu dia terpaksa dibuang lewat kloset. Dan orang tua Tita selalu menunggu untuk anaknya kembali, sampai pada 3 bulan yang lalu orang tua Tita meninggal. Ibunya meninggal karena kecengklak hak dan bapaknya meninggal karena celananya kesempitan.

Si pria jelek meninggalkan Tita bersama kuburan kedua orang tuanya, sebelum pergi si pria jelek memberikan surat wasiat orang tua Tita. dalam keadaan syok dan sedih Tita membaca surat wasiat kedua orang tuanya, yang berisi "Tit, semua komodo di pulau ini adalah milikmu. jadi kami punya permohonan terakhir tolong jual semua komodo ini di black market. Sayang Neneng dan Parman"
Tita belum pernah bertemu oleh kedua orang tuanya dan sekarang dia sudah diberi tugas yang sangat berat. Tapi Tita adalah anak yang berbakti
"Tenang, papa dan mama kalian bisa tenang disana. karena Tita akan melakukakn perintah yang diberikan di surat wasiat!!" kata Tita penuh semangat.

SELESAI!!!!
THE END!!

kamus bahasa sang ratu banci
kemindang = kemana
cucok = cocok
ye = kamu
gindang = gitu
eike = saya
disindong = disana
capcus = pergi

*SEMUA INI HANYA FIKSI BELAKA TIDAK TERKAIT DENGAN KEJADIAN YANG SEBENARNYA! SEMUA TOKOHNYA PUN HANYA FIKSI!!*


Rabu, 04 Januari 2012

Latte Art

Do you know what Latte Art is??
well in a short explanation it is a method to make your coffee beautiful by make some design or pattern on the surface of the resulting latte and usually this job is doing by a proffesional barista. well here is a history from latte art.

 THE HISTORY
Latte art developed independently in different countries, following the introduction of espresso and the development of microfoam, the combination of crema and microfoam allowing the pattern; it presumably was initially developed in Italy.
In the United States, latte art was developed in Seattle in the 1980s and 1990s, and particularly popularized by David Schomer.Schomer credits the development of microfoam ("velvet foam" or "milk texturing") to Jack Kelly of Uptown espresso in 1986, and by 1989 the heart pattern was established and a signature at Schomer's Espresso Vivace. The rosette pattern was then developed by Schomer in 1992, recreating the technique based on a photograph he saw from Cafe Mateki in Italy. Schomer subsequently popularized latte art in his course "Caffe Latte Art".










  1.  







Gothic Lolita

i try to post fashion. so, after a lot of thinking i  choose GOTHIC LOLITA here you go:









Ada kesalahan di dalam gadget ini